Fatwa Saudi: Bunuh Tak Sengaja Puasa Dua Bulan

Jakarta (MCH). Mufti Kerajaan Arab Saudi Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Al Syaikh menyatakan bahwa seseorang yang membunuh karena tak sengaja maka baginya wajib berpuasa selama dua bulan berturut-turut tanpa henti. “Tanpa perlu memberi makan,” katanya seperti dikutip harian Al-Madinah (Arab Saudi) edisi Rabo, 4 Februari hari ini.

Membunuh tidak sengaja itu antara lain seperti seseorang yang mengemudikan kendaraan dan kemudian menabrak seseorang yang lewat di jalan hingga mati. Sementara membunuh dengan sengaja hukumannya adalah mati juga (qishash).

Begitu juga, kata Al Syaikh, jika ia mati, maka wajib bagi keluarga atau ahli warisnya berpuasa selama dua bulan penuh menggantikannya. “Ahli waris seperti itu adalah ahli waris yang baik yang berani mengambil tanggungjawab hukum keluarganya di sisi Allah,” katanya.

Memang, hukuman itu bisa saja dengan memerdekakan seorang hamba sahaya. Kalau ada. Jika ada, kata Syaikh, mungkin tak terbeli. Maka, karena itu hukuman puasa adalah hukuman yang tepat sesuai dengan ajaran Al-Quran dan hadis Rasulullah. “Barangsiapa meninggal dan memiliki hutang puasa, maka bagi walinya keharusan untuk melunasia puasanya,” sabda Rasulullah yang ditirukan Syaikh. (Musthafa Helmy)

http://www.informasihaji.com/

%d blogger menyukai ini: