Haji Khusus Minta Tak Dikurangi

Jakarta (MCH). Para Perusahaan penyelenggara haji khusus mendesak Departemen Agama untuk tidak mengurangi jumlah kuota haji khusus pada 2009 menjadi 16.000 orang jemaah dari 19.000 orang jemaah tahun sebelumnya.

Mereka berpendapat seharusnya pemerintah melakukan negosiasi ke Pemerintah Arab Saudi untuk menambah kuota haji khusus menjadi 30.000 orang, karena calon jemaah yang mendaftar sudah mencapai 23.000 orang.

Hal ini dikemukakan Ketua Umum Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Republik Indonesia (AMPHURI) Fuad Hasan Masyhur. Jika pemerintah mengurangi jumlah kuota haji khusus, ada masyarakat yang dirugikan dengan ketentuan itu. “Diharapkan ada kebijakan yang baik dari pemerintah mengenai kuota haji khusus, kalaupun tidak ada maka secara perlahan menghancurkan perusahaan penyelenggara haji khusus,” katanya seperti dikutip harian Bisnis Indonesia edisi Selasa, 27 Januari hari ini.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Muhammad Maftuh Basyuni mengatakan kuota untuk penyelenggara ibadah haji khusus 2009 akan kembali diturunkan menjadi 16.000 orang jemaah dari 19.000 pada 2008. Kecuali, jelasnya, perusahaan penyelenggara haji khusus dapat menunjukkan perilaku yang lebih baik dan tidak ada lagi penyimpangan, apalagi masih banyak kasus penyelenggara ibadah haji khusus yang menelantarkan jemaah, termasuk pada musim haji 2008 baru lalu.

Menag mengakui banyak tuntutan diberlakukannya swastanisasi haji dan menyatakan tidak tertutup kemungkinan jika penyelenggaraan haji diserahkan 50% ke swasta. Namun, sehubungan dengan perusahaan penyelenggaraan haji khusus sering melakukan pelanggaran, maka kuotanya tahun ini tidak ditambah lagi, apalagi pemerintah kewalahan soal pemondokan.

Sanksi
Mengenai perusahaan penyelenggaraan haji khusus yang menelantarkan jemaah, Fuad meminta agar kasus penyelenggara haji yang menelantarkan 200 jemaah di Malaysia membuat kuota haji khusus diturunkan. Sebab, itu bukan kesalahan mayoritas anggota AMPHURI. “Kalau memang perusahaan penyelenggara haji khusus bersalah, silakan diberi sanksi, seperti sebelumnya Depag memberi sanksi terhadap penyelenggara haji khusus Al Amin dan Maktour selama setahun tidak boleh beroperasi,” tuturnya.

Sesuai dengan amanat Musyawarah Kerja AMPHURI, Fuad menjelaskan disebutkan ada sebanyak 23.000 orang calon jemaah sudah mendaftar sebagai haji khusus untuk tahun ini dan diharapkan kuota haji dapat ditambah tidak hanya 19.000 orang seperti pada 2008.

Untuk menambah kuota haji khusus pada tahun ini, AMPHURI bersedia bersama dengan Departemen Agama menemui Pemerintah Arab Saudi untuk mencari tambahan kuota agar dapat mencapai 30.000 orang jemaah. (*)

http://www.informasihaji.com/

%d blogger menyukai ini: