Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2008 Sukses

Jakarta (MCH). Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni menyatakan, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2008 berlangsung sukses. Meski demikian diakuinya masih terdapat kekurangan, antara lain pemondokan jemaah yang jauh dari Masjidil Haram sehingga dibutuhkan alat transportasi jemaah.

“Tahun ini (2009) kita akan cari rumah, yang mudah-mudahan tidak pakai bus,” kata Maftuh di ruang kerjanya kepada wartawan usai memimpin upacara Hari Amal Bhakti Departemen Agama ke-63 di Jakarta, Sabtu (3/1).

Menurut Menag, kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji itu antara lain karena seluruh jemaah dapat menunaikan ibadah haji seperti wukuf di Arafah yang merupakan puncak ibadah haji. “Asal mau jujur, haji itu Arafah,” katanya.

Diakui dia, pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2008 masih terdapat kekurangan dari sisi pelayanan seperti pemondokan jemaah yang jauh dari Masjidil Haram. “Memang ada yang kurang baik, seperti perumahan dan transportasi,” ucap mantan Duta Besar RI di Kerajaan Arab Saudi dan Oman ini.

Mengenai kemacetan lalu lintas menurut Maftuh bisa terjadi dimana saja bukan hanya di kota Makkah al Mukarramah. Kemacetan terjadi apabila pada saat yang sama ada suatu peristiwa, disamping pula terjadi penumpukan massa dalam jumlah yang sangat banyak. “Seperti peringatan tahun baru (2009) kemarin, saya dari Masjid At Tien Taman Mini jam 12 malam tiba di rumah (komplek Widyacandra Gatot subroto) butuh waktu 3 jam. Apalagi di Makkah, ada tiga juta orang, “ ucapnya. (H. Kadar Santoso)

%d blogger menyukai ini: