Nabi Palsu Malaysia Anggap Haji Rekaan Arab Saudi

Jakarta (MCH). Hingga kini Mahkamah Tinggi Syariah Malaysia tengah memeriksa kasus nabi palsu dan memeriksa ajaran sesat Haji Kahar yang mendakwa dirinya Rasul Melayu. Haji Kahar belum bisa ditangkap karena smebunyi di Pahang.

Penjamin pertama lelaki yang mengaku nabi berumur 58 tahun itu, Mohamad Shani Awaluddin, menyatakan bahwa Haji Kahar atau nama sebenarnya Abdul Kahar Ahmad Jalal bersembunyi di Pahang. Mohamad Shani dipanggil memberi keterangan di depan Hakim Syarie Abu Zaky Mohammad selepas Abdul Kahar beberapa kali gagal hadir pada pemeriksaan kasusnya yang tidak dihadirinya, meski sudah dipanggil berkali-kali.

Abdul Kahar didakwa lima tuduhan yangh dianggap menyimpang dari Islam antara lain ia mengaku sebagai rasul Melayu. Ia juga dituduh mempermainkan ajaran islam sesuai dengan keinginannya. Pula, dalam salah satu ajarnnya menyebutkan bahwa ibadah haji tidak ada dalam islam. Ibadah haji hanya rekaan pemerintah Arab Saudi untuk mengeruk keuntungan dari datangnya jutaan umat Islam.

Sebenarnya, tardakwa sudah pernah dihadapkan di pengadilan syariah pertama kali pertama pada 27 Julai 2005 dna hingga kini diperiksa kembali terkait dengan bukti-bukti baru. Sayangnya, semua belum bisa dibuktikan karena sang nabi belum bisa dihadirkan.

Pegawai Pendakwa Syarie Jabatan Agama Islam Selangor (Jais), Muhamad Nazri Basrawi meminta mahkamah bisa melanjutkan sidang itu tanpa harus dihadiri terdakwa Abdul Kahar dan seorang pengikutnya, Azanam Mohd Yusof yang turut didakwa kerana mengiktiraf Abdul Kahar sebagai Rasul.

Demikian seperti diberitakan Berita Harian (Malaysia) edisi Jumat, 2 Januari hari ini. (*) sumber http://www.informasihaji.com

1 Komentar

  1. Bannie said,

    6 Januari 2009 pada 11:24 pm

    Bagus ……banyak info dan maklumat berguna kat sini…!!!


%d blogger menyukai ini: