Besok Tak Ada Lagi Jemaah Haji di Mekah

Jakarta (MCH). Jemaah haji Indonesia akan meninggalkan Kota Mekah hari Rabo, 31 Desember besok dan bergeser ke Madinah untuk melaksanakan ibadah sunat dan ziarah.

Jamaah haji yang tersisa sekitar 9.000 orang itu benar-benar akan memanfaatkan waktunya untuk berlama-lama di Masjidil Haram sebelum meninggalkan kota Mekah. Bahkan, sebagian jamaah memilih itikaf di Masjidil Haram dan sekaligus melakukan tawaf wada` (pamitan) sebelum bergeser ke Madinah.

Kepadatan Masjidil Haram yang berangsur menipis membuat jemaah yang pulang terakhir leluasa melakukan ibadah di Masjidil Haram. Bus angkutan jamaah juga berjalan lancar seiring semakin lowongnya ruas jalan di sekitar Masjidil Haram.

“Hari terakhir ini saya itikaf di Masjidil Haram dan sebelumnya saya lebih banyak melakukan salat lima waktu di Masjidil Haram karena jemaah sudah mulai berkurang dan kita tidak perlu berdesak-desakan lagi,” ungkap seorang jemaah haji Indonesia asal kelompok terbang (Kloter) 81 SOC (Solo) H Abdul Aziz kepada MCH di Mekah Senin kemarin.

Dari pantauan MCH, jemaah haji Indonesia dan warga masyarakat Arab Saudi pada umumnya tidak tampak merayakan pergantian tahun baru Islam 1 Muharram 1430 yang bertepatan pada 29 Desember 2008 kemarin. Apalagi perayaan pergantian tahun baru dari 2008 ke 2009, sama sekali tidak tampak satu pun kegiatan bagi warga Arab Saudi.

Hingga kemarin, lebih dari separuh jamaah haji Indonesia atau 117.968 orang yang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci sudah kembali ke Tanah Air. Jamaah yang masih melaksanakan ibadah sunah dan ziarah di Madinah tinggal 67.000 orang. Sementara petugas haji di daerah kerja (Daker) Mekkah akan meninggalkan Tanah Suci tanggal 2 Januari 2009 pukul 08.30 WAS.

Dari data petugas pelayanan pemulangan jamaah haji Daker Mekkah, sebanyak 422 petugas haji akan dipulangkan melalui maskapai Garuda Indonesia dan dijadwalkan tiba di Tanah Air sekitar pukul 10.00 WIB (3/1). Lebih 600 jamaah melakukan tanazul (pindah kloter) karena sakit atau alasan lain. “Alhamdulilah, semuanya sudah selesai kita urus tanazulnya (kepindahan kloter). Besok (31/12) semua jamaah sudah harus meninggalkan kota Mekkah. Jamaah yang sakit dievakuasi ke Madinah atau Jeddah sesuai jalur pemulangannya,” ungkap Suhadi, petugas pelayanan pemulangan jamaah haji Indonesia kepada MCH kemarin.

Berdasarkan data sistem komputerisasi haji (Siskohat) Departemen Agama pukul 19.51 WIB kemarin, sebanyak 404 jamaah haji wafat, 265 orang jamaah di antaranya terdeteksi menderita penyakit sistem sirkulasi dan 112 orang jamaah menderita penyakit sistem pernapasan. Jamaah haji Indonesia yang wafat didominasi jamaah berusia 60 ke atas atau 151 jamaah berusia 60-69 tahun dan 144 jamaah berusia 70 tahun ke atas.

Menurut pengumuman Kementerian Haji Kerajaan Arab Saudi, batas jemaah haji tinggal di Arab Saudi hingga pertengahan Muharram, atau hingga 11 Januari mendatang. (*)

Sumber http://www.informasihaji.com/

%d blogger menyukai ini: