35.000 Jemaah Haji Daftar Tunggu Kalsel

Banjarmasin (MCH). Dengan dibukanya pendaftaran haji setiap setiap waktu di sepanjang tahun, jumlah calon jamhaj di Kalsel yang masuk daftar tunggu mencapai 35.000 orang. Kuota haji Kalsel sendiri menurut Kakanwil Depag Kalsel, Fahmi Arief yang ditetapkan oleh Departemen Agama Pusat hanya 3.497 orang.

Menjelaskan kepada wartawan media ini di Banjar Baru, belum lama tadi, Fahmi yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, Kalsel mengatakan dengan banyaknya jumlah calon haji yang masuk daftar tunggu tersebut, sangat mungkin mereka akan selesai diberangkatkan sekitar 5 atau 6 tahun mendatang.

“Bila kuota yang diberikan kepada kami tetap dengan jumlah 3.397 orang seperti di atas maka sangat mungkin mereka yang berada di daftar tunggu akan bisa diberangkatkan 5 atau 6 tahun mendatang”, jelas Kakanwil Depag Kalsel yang ditemui di Asrama Haji, Banjar Baru. Tambahan kuota yang diberikan menyusul setelah pengembalian kuota dari masing masing daerah menurutnya jumlahnya kecil hanya sekitar 30 orang.

Menjawab pertanyaan mengatasi jumlah ini menurut Kakanwil alumni pondok pesantren Rasyidiah Khalidiyah Amuntai tersebut inisiatif, justru datang dari calon jamaah sendiri dengan melakukan ibadah umroh (berhaji di luar musim haji-red).

Jumlah mereka yang berumroh bisa mencapai 2 kali lipat dari jumlah kuota haji yang ditetapkan pemerintah untuk embarkasi Kalsel. Namun demikian, bila ke sempatan menunaikan rukun Islam ke V terbuka bagi mereka, hal itupun mereka dilakukan. “Bila ada waktu lihatlah bagaimana kesibukkan di bandara Syamsuddin Noor bila musim umroh tiba”, ujar Fahmi Arief memperkuat penjelasannya.

Berhaji bagi masyarakat Kalsel (Banjar-red) yang 97,8% muslim, merupakan puncak dari segalanya. Bila mereka berhasil dalam usaha maka tujuan pertama ialah berhaji. Mengembangkan usaha itu sendiri hampir hampir bukan menjadi tujuan. Setelah berhaji barulah pengembangan usaha itu dilakukan. (THamrin Yunus)

%d blogger menyukai ini: