14 Kloter Sehari Jemaah Haji Indonesia

Jakarta (MCH). Sebanyak 14 kelompok terbang (kloter) jemaah haji Indonesia gelombang II, Kamis, pulang ke Tanah Air yakni 10 kloter pulang lewat bandara Jeddah dan empat kloter pulang lewat bandara Madinah.

Menurut jadwal di kantor Daerah Kerja (Daker) Madinah, empat kloter yang pulang lewat bandara Pangeran Muhammad bin Abdul Azis Madinah itu merupakan kloter tahap pertama pulang lewat Madinah.

Untuk 10 kloter yang pulang lewat bandara Raja Abdul Azis Jeddah itu merupakan kloter tahap kedua yang pulang lewat Jeddah, karena sehari sebelumnya (24/12) terdapat tiga kloter yang meninggalkan Madinah untuk pulang lewat bandara Jeddah.

Rencananya, empat kloter yang pulang lewat bandara Madinah adalah kloter 41 JKS (Jakarta/Saudi) yang pulang pukul 20.30 WAS, 42 JKS pulang pukul 21.30 WAS, 43 JKS pulang pukul 22.30 WAS, dan 44 JKS pulang pukul 23.30 WAS.

Namun, mereka diperkirakan baru tiba di Tanah Air pada sehari sesudahnya (26/12) yakni kloter 41 JKS tiba pukul 00.30 WIB, 42 JKS tiba pukul 01.30 WIB, 43 JKS tiba pukul 02.30 WIB, dan 44 JKS tiba pukul 03.30 WIB.

Sementara itu, 10 kloter yang pulang lewat bandara Jeddah adalah UPG 21 (Ujungpandang), BTJ 14 (Banda Atjeh), PDG 12 (Padang), BDJ 10 (Bandjarmasin), SOC 36 (Solo), UPG 22, PLM 12 (Palembang), SOC 37, SOC 38, dan SOC 39. Mereka pulang mulai pukul 05.15 WAS.

“Untuk tiga kloter yang pulang lewat Jeddah sehari sebelumnya (24/12) terdapat lima orang yang batal pulang karena tiga jemaah wafat, satu jemaah sakit, dan seorang pendamping dari jemaah yang sakit,” kata Kepala Daker Madinah Drs H Ahmad Kartono.

Ia mengimbau jemaah yang pulang untuk membawa barang bawaan yang beratnya maksimal 32 kilogram untuk koper besar dan maksimal tujuh kilogram untuk tas tentengan.

“Kalau lebih dari itu tidak akan diangkut. Regulasi itu berdasarkan aturan dari maskapai penerbangan, bukan aturan dari Departemen Agama, tapi demi keselamatan penerbangan juga,” katanya.

Sementara itu, seorang jemaah haji asal kloter 61 SUB (Surabaya) yang rencananya pulang pada 1 Januari mendatang dilaporkan wafat di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Daker Madinah yakni Ny Misri binti Rahma yang meninggal akibat jantung dan hipertensi pada Rabu (23/12) pukul 20.50 WAS (24/12 pukul 00.50 WIB). (Edy M Yakub)

%d blogger menyukai ini: