Petugas Debarkasi Disibukkan Keterlambatan Pesawat

Keterlambatan Pemulangan jemaah haji di Debarkasi Donohudan Solo bukan hanya membuat sibuk petugas, tetapi juga petugas sering mendapat protes dari para keluarga jemaah, karena alasan keterlambatan tidak jelas. Keterlambatan yang sampai 27 jam seperti yang dialami jemaah haji dari Magelang kloter 22 itu juga berimbas dan mengakibatkan ribuan nasi bok yang disediakan menjadi mubazir. Seperti 800 nasi kotak yang disediakan untuk jemaah haji dari Wonosobo dan 600 kotak untuk jemaah haji dari Cilacap terbuang percuma karena basi.

Situasi Asrama Haji Donohudan memang terlihat sepi karena jemaahnya datang terlambat. “Tetapi petugas menjadi sibuk karena harus melayani teleon yang terus bordering selama 24 jam dari kelaurga jemaah untuk menanyakan kapan keluarga pulang,” ujar Humas Debarkasi Donohudan H Akhmad Su’aidi di kantornya, Selasa, 23 Desember kemarin malam.

Sementara itu Kepala Staf Haji Magelang Drs H HM Hamim yang sedang menunggu jemaahnya yang menurut jadwal tiba Senin pukul 23.30 tetapi diperkirakan baru tiba Rabo, 24 Desember hari ini jam 16.45 masih mengalami keterlambatan hingga pukul 17.05. Dia mengatakan mestinya pesawat cadangan untuk pemulangan yang disediakan oleh Garuda stand by di Arab Saudi bukan di Indonesia, sehingga dapat mengurangi keterlambatan.

Sehingga kalau ada pesawat yang rusak di sana cepat digunakan, tidak harus menungu pesawat cadangan dari Solo. “Kalau mengandalkan pesawat cadangan yang dari Solo sudah pasti akan menambah keterlamatan,”katanya.(H. Suyat. D)

%d blogger menyukai ini: