Pulang Haji Tanpa Kaki

Takdir Allah memang tidak ada yang tahu, sebagai manusia tidak mudah menerima semua ketentuan Allah dengan lapang dada, apalagi bila takdir tersebut tidak menyenangkan, padahal semua ketentuan Allah adalah yang terbaik menurut Allah bagi makhluk-Nya.

Itulah yang harus dialami Tokim bin Pani, 57 tahun dari kloter 16 asal Jalan Mangga Gang Ikan Mas RT.04 RW.03 Pogar Bangil Pasuruan. Pulang dari ibadah haji ia harus kehilangan kaki kirinya, karena diamputasi akibat sakit DM (Diabetes Meilitus) di RSAS pada tanggal 27 Nopember 2008.

Sejak dini Jumat, 19 Desember dinihari keluarganya sudah menunggu di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya untuk menjemput Tokim. Mereka mendapat kabar dari petugas daerah yang segera menghubungi petugas kloter tentang keadaan Tokim yang membutuhkan ambulan dari Surabaya ke Pasuruan.

Kloter 16 baru tiba di Bandara Juanda pada pukul 02.21 WIB. Tokim langsung diangkut ambulan PPIH menuju ke poliklinik, keluarga Tokim sudah menunggu dengan harap-harap cemas. Suasana pertemuan begitu mengharukan, tampak Tokim belum bisa mengilangkan kesedihannya kehilangan sebuah kakinya.

Sambil menunggu ambulan dari daerah, Tokim sempat bercerita bahwa ia dioperasi sampai 3 kali. Tokim dengan terpaksa menandatangani operasi tersebut, karena menurut dokter dari Saudi harus cepat dilakukan operasi agar tidak semakin menjalar. Selain itu tangan dan kaki kanan Duda 2 anak tersebut juga mengalami lumpuh karena stroke. Memang seaktu operasi tidak dipungut biaya, tapi rasa sedih dan usaha menerima takdir Allah tampak sekali di raut mukanya.

Dari kedatangan jemaah hari Jumat kemarin, kloter 15 asal NTB datang lebih dulu pada pukul 01.30 WIB lambat 20 menit dengan 444 jamaah dan 5 petugas, berikutnya kloter 16 asal Kab. Pasuruan mendarat pukul 02.21 WIB lambat 11 menit dengan 441 jamaah dan 5 petugas, disusul kloter 17 asal Kab. Pasuruan dan Kota Surabaya tiba pukul 04.26 WIB lambat 76 menit dengan 442 jamaah dan 5 petugas. Terakhir kloter 14 datang pada pukul 07.18 WIB lambat 183 menit dengan 449 jamaah dan 5 petugas.

Jumlah kedatangan sampai dengan kloter 17, 7554 jamaah dan 85 petugas, total 7639. Mutasi keluar 21, mutasi masuk 10. (N.Y.Shirotol Mustaqim/MCH Surabaya)

%d blogger menyukai ini: