800 Kamera Awasi Masjidil Haram

Untuk pengamanan Masjidil Haram terutama saat padatnya jemaah menuntaskan ibadah hajinya, Masjidil Haram dipasangi 800 kamera yang tersebar di semua sudut masjid. Tak hanya itu, Komandan Pengamanan Masjidil Haram Jenderal Yusuf Mattar juga mengerahkan 6.000 anak buahnya untuk pengaman tersebut.

Masjidil Haram akan sangat padat setelah nafar awal dilaksanakan sejumlah jemaah haji yang akan meninggalkan Mina hari ini. Semua akan bertumpu di Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf Ifadlah dan sai haji. Kemarin dilaporkan 30.000 jemaah perjamnya, yang dianggap melampaui kapasitas mataf yang hanya 27.000 jemaah perjam. Kepadatan akan semakin jadi ketika bertemu dengan jemaah haji yang akan melaksanakan tawaf wada` (perpisahan).

Dari kamera itu nantinya data monitor diolah dan kemudian dilakukan tindakan. Jika terlihat kerumunan yang dianggap mengkhawatirkan di mata aparat keamanan, maka komandan pengamanan akan segera menugaskan petugasnya untuk melaksanakan langkah pengamanan atau penertiban. Menurut Mattar, sejumlah kamera itu ditempatkan di tempat strategis yang selama ini dianggap rawan kepadatan. “Kami selalu lakukan kordinasi dengan aparat di Mina. Sebab, kapasitas jamarat Mina 300.000 jemaah perjam, di sini tidak sama, sehingga bisa dilakukan pengaturan yang aman,” kata Matar, seperti dikutip harian Saudi Gazette edisi Rabo, 10 Desember hari ini.

Jika di lantai dasar padat, Mattar akan menginstruksikan anak buahnya untuk mengarahkan jemaah haji melaksanakan tawaf di lantai dua dan tiga. Dan semua telah dimudahkan dengan beroperasinya semua eskalator menuju mataf dan mas`a. “Saya kira jemaah akan memahami dan akan mematuhi arahan kami karena semua dilakukan demi keamanan dan kenyamanan ibadah,” kata Mattar.

%d blogger menyukai ini: