Gudang Barang Bawaan Jemaah Disiapkan

Kepala Daker Madinah Akhmad Kartono mengungkapkan, mereka saat ini sudah menyiapkan gudang tempat penyimpanan barang jemaah haji yang akan kembali ke tanah air usai menjalankan ibadah haji.

Gudang dengan luas lebih dari 1.000 meter persegi, terletak sekitar 1 kilometer dari bandara Amir Muhammad Bin Abdul Azis Madinah.

Media Center Haji Departemen Agama di Jakarta, Senin(24/11) menyebutkan, gudang penyimpanan barang bawaan jemaah ini, nantinya menjadi sektor yang sangat sibuk manakala jemaah sudah mulai kembali ke tanah air sehingga perlu persiapan secara dini.

Kartono menjelaskan, pemerintah akan tetap memberlakukan batas barang bawaan jemaah haji sesuai dengan ketentuan penerbangan Internasional yaitu 32 kilogram untuk setiap jemaah. Kelebihan barang bawaan, nantinya akan menjadi tanggung jawab pemilik untuk dikeluarkan dan dikirim melalui kargo dengan biaya ditanggung masing-masing jemaah.

“Kita tetap menerapkan aturan penerbangan Internasional dengan tujuan menjamin keselamatan penerbangan,” ujarnya.

Tentang kelebihan barang bawaan yang tidak ambil oleh pemiliknya, Akhmad Kartono mengatakan pihaknya tidak bertanggung jawab dan diserahkan kepada para pemilik barang.  Barang bawaan yang biasa dibawa oleh jemaah, berdasarkan pengalaman setiap musim haji antara lain berupa air zam-zam, serta sejumlah barang lainnya yang biasa digunakan untuk buah tangan.

Untuk kepulangan jemaah haji dari bandara Debarkasi Amir Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah dijadwalkan akan mulai berlangsung pada tanggal 25 Desember 2008. Jemaah yang akan kembali ke tanah air dari Madinah berasal dari pemberangkatan gelombang ke 2 sekitar 246 kloter.

%d blogger menyukai ini: