Sudah 5 Jamaah Haji Indonesia yg Wafat

Madinah – Jumlah jamaah haji Indonesia yang meninggal di tanah suci bertambah. Ulong Naruddin Bin Ahmad (61) asal Labuhan Batu, Sumatera Utara dan Anah Binti Ahmad asal Cibarusa, Bekasi, Jawa Barat meninggal dunia akibat serangan jantung.
“Kemarin sehat, sempat ngobrol dan ketawa-ketawa. Tiba-tiba dia mengeluhkan demam, malamnya langsung meningal dunia akibat serangan jantung,” kata ketua kloter 7 asal Medan Nelson Hasibuan papa wartawan di Madinah, Selasa (11/11/2008).

Sementara itu adik kandung Anah Binti Ahmad, Wardi Bin Ahmad, menjelaskan, kakaknya selama ini memiliki riwayat penyakit jantung yang panjang. Anah diduga kuat meninggal karena serangan jantung.

“Sejak di tanah air, Anah sudah berkali-kali menjalani perawatan di rumah sakit kerena mengidap penyakit jantung,” kata Wardi.

Dengan meninggalnya 2 jamaah ini, total jamaah haji yang telah meningal dunia menjadi 5 orang. Semua jamah haji yang meninggal di Madinah rata-rata disebabkan karena serangan jantung. Karena itu wakil kepala daerah kerja (Wakadaker) bidang kesehatan Bermawy Sjahdjam meminta semua jamaah haji untuk tidak memaksakan beraktivitas jika merasa kelelahan.

“Kami himbau pada semua jamaah untuk memperhatikan kesehatannya. Jangan memforsir tenaga kalau sudah kelelahan, apalagi yang punya riwayat penyakit jantung,” pintanya.

Sementara itu, sampai saat ini, 7 jamaah haji masih dirawat di klinik daerah kerja (daker) Madinah. Para jamaah yang dirawat ini rata-rata mengidap penyakit bawaannya dari tanah air yang kambuh. Seperti yang dialami jamaah haji asal Ujung Pandang, Norma Bin Muhammad yang terkena diabetes miletus.

Sampai saat ini jamaaah haji indonesia yang memasuki kota Madina sudah mencapai 40 ribuan orang. Rencannya pada tanggal 13 November mendarang, jamaaah kloter pertama yang masuk Madinah pada tanggal 5 November akan diberangkatkan ke Makkah untuk melaksanakan Umroh dan persiapan haji di Armina.
(yid/sho)

%d blogger menyukai ini: